.

July 30, 2026

STATISTIKA TERAPAN

Media Pembelajaran Statistika Terapan

Statistika Terapan MA/SMA

Diagram Pencar • Boxplot • Regresi Linier • Analisis Korelasi

Modul Pembelajaran Terpadu

Modul ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai analisis eksplorasi data bivariat dan univariat. Topik utama mencakup penggambaran visual dengan Diagram Pencar, analisis sebaran & pencilan dengan Boxplot, pemodelan matematis dengan Regresi Linier Sederhana, serta pengukuran hubungan kuantitatif dengan Analisis Korelasi.

Topik 1

1. Diagram Pencar (Scatter Plot)

Diagram Pencar adalah grafik koordinat Kartesius yang menyajikan pasangan nilai dari dua variabel kuantitatif: variabel independen/bebas (X) dan variabel dependen/terikat (Y). Diagram ini berguna untuk mendeteksi arah hubungan, kelurusan (linieritas), dan sebaran data.

Hubungan Positif

Peningkatan $X$ diikuti peningkatan $Y$.

Hubungan Negatif

Peningkatan $X$ diikuti penurunan $Y$.

Tidak Ada Korelasi

Titik data tersebar secara acak.

Topik 2

2. Boxplot (Diagram Kotak Garis)

Boxplot (Diagram Kotak Garis) adalah grafik statistik yang ringkas untuk menggambarkan sebaran data numerik berdasarkan Ringkasan Lima Angka (Five-Number Summary) serta mengidentifikasi keberadaan pencilan (outlier).

Visualisator Komponen Boxplot Interaktif

1. Kuartil & Median

$Q_1$ (Kuartil 25%), $Q_2$ (Median / 50%), dan $Q_3$ (Kuartil 75%). Kotak mencakup 50% data tengah.

2. Jangkauan Interkuartil

$$IQR = Q_3 - Q_1$$ Panjang kotak mewakili rentang penyebaran setengah data tengah.

3. Wisker (Kumis) & Pagar

Batas Bawah: $Q_1 - 1.5 \times IQR$
Batas Atas: $Q_3 + 1.5 \times IQR$

4. Pencilan (Outlier)

Nilai data di luar batas pagar ($< \text{Batas Bawah}$ atau $> \text{Batas Atas}$) ditandai sebagai titik eksternal.

Membaca Simetri & Skewness (Kemencengan) dari Boxplot:

Simetris

Garis median ($Q_2$) berada tepat di tengah kotak, dan panjang wisker kiri & kanan seimbang.

Menceng Kanan (Positif)

Garis median lebih dekat ke $Q_1$, dan wisker sebelah kanan lebih panjang dibanding sebelah kiri.

Menceng Kiri (Negatif)

Garis median lebih dekat ke $Q_3$, dan wisker sebelah kiri lebih panjang dibanding sebelah kanan.

Topik 3

3. Regresi Linier Sederhana

Regresi linier digunakan untuk pemodelan matematis dan estimasi/prediksi nilai variabel terikat ($\hat{Y}$) berdasarkan nilai variabel bebas ($X$).

Persamaan Garis Regresi:

$$\hat{Y} = a + bX$$

  • $\hat{Y}$: Nilai duga / estimasi variabel dependen.
  • $X$: Nilai variabel independen (prediktor).
  • $a$: Intersept / konstanta (titik potong garis pada sumbu $Y$ ketika $X=0$).
  • $b$: Kemiringan garis / kemiringan regresi (perubahan rata-rata $Y$ per 1 satuan perubahan $X$).

Rumus Metode Kuadrat Terkecil (Ordinary Least Squares - OLS):

1. Kemiringan Garis ($b$):

$$b = \frac{n \sum XY - (\sum X)(\sum Y)}{n \sum X^2 - (\sum X)^2}$$

2. Intersept / Konstanta ($a$):

$$a = \bar{Y} - b\bar{X} = \frac{\sum Y - b \sum X}{n}$$

Topik 4

4. Analisis Korelasi (Pearson $r$) & Determinasi ($R^2$)

Korelasi mengukur kekuatan dan arah hubungan linier antara dua variabel. Koefisien korelasi Pearson disimbolkan dengan $r$, di mana $-1 \le r \le +1$.

Rumus Korelasi Pearson ($r$):

$$r = \frac{n \sum XY - (\sum X)(\sum Y)}{\sqrt{\left[n \sum X^2 - (\sum X)^2\right] \left[n \sum Y^2 - (\sum Y)^2\right]}}$$

Pedoman Interpretasi Nilai $r$:

Interval $|r|$ Tingkat Hubungan
0.80 - 1.00Sangat Kuat
0.60 - 0.79Kuat
0.40 - 0.59Sedang / Cukup
0.20 - 0.39Lemah
0.00 - 0.19Sangat Lemah / Tidak Ada

Koefisien Determinasi ($R^2$):

Koefisien determinasi menyatakan proporsi variansi variabel $Y$ yang dijelaskan oleh variabel $X$ melalui model linier:

$$R^2 = r^2 \times 100\%$$

Catatan Penting: Korelasi **tidak sama** dengan kausalitas (sebab-akibat).

© Media Pembelajaran & Game Interaktif Statistika Terapan.

0 comments:

Post a Comment