BERSAMA KETUA UMUM IGMP Matematika Ibu Chandra Sri Ubayanti,M.Pd, Prof Nunuk Suryani diwakili Dr.Abu Khaer Ditjen BBGTK Jatim, Dr. Kasiman, S.Pd., S.T, M.M.Direktur KS dan Pengawas Sekolah dan Tenaga Pendidikan, Prof bambang Suryadi,P.hD. Univ UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Andreas Setiyono, S.Pd., Gr, S.Pd. Guru SD Anak Shaleh Malang
Modul ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai analisis eksplorasi data bivariat dan univariat. Topik utama mencakup penggambaran visual dengan Diagram Pencar, analisis sebaran & pencilan dengan Boxplot, pemodelan matematis dengan Regresi Linier Sederhana, serta pengukuran hubungan kuantitatif dengan Analisis Korelasi.
Topik 1
1. Diagram Pencar (Scatter Plot)
Diagram Pencar adalah grafik koordinat Kartesius yang menyajikan pasangan nilai dari dua variabel kuantitatif: variabel independen/bebas (X) dan variabel dependen/terikat (Y). Diagram ini berguna untuk mendeteksi arah hubungan, kelurusan (linieritas), dan sebaran data.
Hubungan Positif
Peningkatan $X$ diikuti peningkatan $Y$.
Hubungan Negatif
Peningkatan $X$ diikuti penurunan $Y$.
Tidak Ada Korelasi
Titik data tersebar secara acak.
Topik 2
2. Boxplot (Diagram Kotak Garis)
Boxplot (Diagram Kotak Garis) adalah grafik statistik yang ringkas untuk menggambarkan sebaran data numerik berdasarkan Ringkasan Lima Angka (Five-Number Summary) serta mengidentifikasi keberadaan pencilan (outlier).
Visualisator Komponen Boxplot Interaktif
1. Kuartil & Median
$Q_1$ (Kuartil 25%), $Q_2$ (Median / 50%), dan $Q_3$ (Kuartil 75%). Kotak mencakup 50% data tengah.
2. Jangkauan Interkuartil
$$IQR = Q_3 - Q_1$$ Panjang kotak mewakili rentang penyebaran setengah data tengah.
Koefisien determinasi menyatakan proporsi variansi variabel $Y$ yang dijelaskan oleh variabel $X$ melalui model linier:
$$R^2 = r^2 \times 100\%$$
Catatan Penting: Korelasi **tidak sama** dengan kausalitas (sebab-akibat).
Latihan Soal & Pembahasan Lengkap
Kerjakan soal-soal di bawah ini untuk melatih pemahaman konsep dan perhitungan matematis Anda. Tekan tombol pembahasan untuk melihat penjelasannya.
Soal 1 • Konseptual Diagram Pencar
Jika sebuah diagram pencar menunjukkan bahwa saat nilai $X$ bertambah, nilai $Y$ cenderung berkurang secara konstan membentuk garis lurus miring ke bawah, maka jenis hubungan tersebut dinamakan:
Soal 2 • Hitungan Boxplot & Outlier
Diberikan data sampel hasil ujian 9 mahasiswa yang telah diurutkan sebagai berikut:
Data: [35, 60, 65, 70, 75, 80, 85, 90, 130]
Tentukan nilai $Q_1$, $Q_2$ (Median), $Q_3$, $IQR$, serta identifikasi apakah terdapat nilai **Pencilan (Outlier)** dalam data tersebut!
Pembahasan Langkah demi Langkah:
Langkah 1: Menentukan Kuartil ($n = 9$):
$Q_2$ (Median / Data ke-5): $75$
$Q_1$ (Kuartil Bawah - Median separuh bawah [35, 60, 65, 70]): $\frac{60 + 65}{2} = 62.5$
$Q_3$ (Kuartil Atas - Median separuh atas [80, 85, 90, 130]): $\frac{85 + 90}{2} = 87.5$
Selamat datang santri MTs Al Faruq! Aljabar adalah bahasa matematika yang mempergunakan simbol dan huruf untuk menyatakan bilangan. Yuk, pelajari konsep dasarnya dengan mudah dan menyenangkan!
1
Mengenal Unsur-Unsur Aljabar
Perhatikan bentuk aljabar berikut: 7x + 4y - 12
1. Variabel (Peubah):
Simbol/huruf yang mewakili nilai yang belum diketahui. Contoh: x dan y.
2. Koefisien:
Angka yang mendampingi dan mengalikan variabel. Contoh: 7 (koefisien x) dan 4 (koefisien y).
3. Konstanta:
Suku berupa angka tetap yang tidak memiliki variabel. Contoh: -12.
4. Suku Sejenis:
Suku-suku yang memiliki variabel dan pangkat variabel yang sama. Contoh: 3x dan -8x adalah suku sejenis.
2
Operasi Hitung Bentuk Aljabar
A. Penjumlahan & Pengurangan
Hanya bisa dijumlahkan/dikurangkan pada suku sejenis!
4a + 5b + 3a - 2b = (4+3)a + (5-2)b = 7a + 3b
B. Perkalian Sifat Distributif
Kalikan angka luar dengan setiap suku di dalam kurung: a(b + c) = ab + ac.